BLM STIE PGRI SUKABUMI 2016-2017




Hasil evaluasi dari BLM STIE PGRI Sukabumi periode 2015-2016 terlihat pada perubahan susunan kepengurusan dan jumlah anggota BLM STIE PGRI Sukabumi periode 2016-2017 yang masih diketuai oleh Dian Hardiansyah (Manajemen) sebagai ketua terpilih, dan Wakil Ketua Tegar Gumilar (Manajemen), serta Sekretaris Jenderal Muhamad Fajar Ferdian S. (Manajemen) dimana anggota BLM STIE PGRI Sukabumi berjumlah 19 anggota dewan perwakilan mahasiswa yang sebagian besar terdiri dari mantan anggota BLM dan BEM STIE PGRI Sukabumi dan ditambah dengan kelengkapan sekretariat BLM Sukabumi yang cukup memadai.
Secara sistem, kepengurusan BLM STIE PGRI Sukabumi meskipun lambat terus membaik, akan tetapi BLM STIE PGRI Sukabumi masih sulit memperlihatkan jati diri sebagai lembaga legislatif mahasiswa dalam menempuh fungsi kelegislatifan nya, hal ini lebih disebabkan pada kurang jelas nya batasan-batasan dalam pedoman tertulis yang mengatur otonomi ORMAWA dari kelembagaan STIE PGRI Sukabumi, sehingga membuat canggung BLM STIE PGRI Sukabumi dalam menjalankan fungsi-fungsinya terutama fungsi legislasi (perbuat kebijakan publik) di lingkungan Keluarga Besar Mahasiswa STIE PGRI Sukabumi dan fungsi legislasi merupakan fungsi dasar dari fungsi-fungsi lainnya, analoginya dalam konteks pendidikan tidak mungkin fungsi anggaran yang sensitif bisa bekerja tanpa SOP, tidak mungkin fungsi pengawasan sebagai bahan evaluasi bekerja tanpa sebuah SOP, dan tidak mungkin fungsi advokasi dalam tensi Pemilihan Umum Mahasiswa tanpa juklak-juknis dan Keluarga Besar Mahasiswa STIE PGRI Sukabumi akan lebih baik lagi apabila tatanannya lebih sistematis dan komprehensif.
Perlu ditegaskan khususnya kepada mahasiswa fungsi legislasi BLM STIE PGRI Sukabumi bukan pembuat regulasi total di STIE PGRI Sukabumi melainkan hanya sebatas pembuat regulasi terusan dari regulasi yang berlaku di Kelembagaan STIE PGRI Sukabumi sendiri. Dan derajat kebebasan dan mekanisme tanggungjawab dilaksanakan melalui proses kesepakatan antara mahasiswa yang diwakili oleh BLM STIE PGRI Sukabumi sebagai Beneficiaries of Education STIE PGRI Sukabumi dan Ketua dan/atau Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan Kelembagaan STIE PGRI Sukabumi sebagai Education Policy Enforcement, sebagaimana tercantum dalam BAB III Pasal 4,Pasal 5 dan Pasal 6 KEPMENDIKBUD NO. 155/U/1998 Tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan Di Perguruan Tinggi.
Jadi adanya BLM STIE PGRI Sukabumi merupakan sistem informasi manajemennya pola pengembangan kemahasiswaan (POLBANGMAWA) STIE PGRI Sukabumi dan akan terasa manfaatnya apabila adanya pedoman yang mengatur batasan-batasan atau otonomi kewenangan mahasiswa dalam membantu membuat prosedur terusan dari pedoman kemahasiswaan STIE PGRI Sukabumi. Sehingga dengan adanya BLM STIE PGRI Sukabumi, Kelembagaan STIE PGRI Sukabumi ketika ada urusan kemahasiswaan tidak perlu repot-repot sampai turun ke bawah berhubungan langsung dengan mahasiswa dan sebaliknya mahasiswa memiliki wadah dalam menyampaikan aspirasinya. Semoga POLBANGMAWA STIE PGRI Sukabumi bisa lebih baik lagi untuk STIE PGRI Sukabumi yang kita cintai ini.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh follow777. Diberdayakan oleh Blogger.